film
Produksi 'The Batman Part II' Resmi Dimulai di Inggris, London dan Liverpool Jadi Lokasi Syuting
28 Mei 2026 · Admin
Sekuel yang paling dinanti, 'The Batman Part II', telah memulai proses produksi di Inggris, dengan London dan Liverpool kembali menjadi lokasi syuting utama untuk kota Gotham yang kelam. Robert Pattinson akan kembali mengenakan jubah kelelawar, sementara sejumlah wajah baru dan lama siap meramaikan layar lebar.
Para penggemar jagat DC dan penggemar berat Batman di seluruh dunia kini bisa bernapas lega. Warner Bros. telah mengonfirmasi bahwa produksi untuk film yang sangat dinantikan, 'The Batman Part II', secara resmi telah dimulai di Inggris. Proses gearing up atau persiapan syuting sedang berlangsung, dengan pengambilan gambar utama dijadwalkan akan dimulai bulan depan, menandakan kembalinya Matt Reeves ke kursi sutradara untuk sekuel dari film sukses tahun 2022 tersebut.
Basis produksi film ini berlokasi di Warner Bros. Leavesden, sebuah studio ternama di Inggris yang juga menjadi rumah bagi banyak produksi besar Hollywood. Namun, yang menarik perhatian adalah pemilihan lokasi syuting eksternal yang mencakup kota-kota ikonis di Inggris, yaitu London dan Liverpool. Kedua kota ini bukan kali pertama menjadi latar belakang Gotham City. Liverpool, khususnya, telah 'berubah' menjadi Gotham dalam film pertama, dengan lokasinya seperti St. George's Hall dan Royal Liver Building yang berhasil menciptakan estetika kota yang gelap dan gritty. Bahkan, laporan terbaru menyebutkan kru produksi telah terlihat melakukan scouting di sekitar Birkenhead Tunnel di Liverpool, memicu spekulasi tentang adegan aksi yang melibatkan kendaraan polisi dan taksi kuning, atau bahkan teori tentang Batcave.

Robert Pattinson dipastikan kembali memerankan Bruce Wayne alias Batman, karakter yang berhasil ia hidupkan dengan interpretasi yang lebih kelam dan penuh pergulatan batin. Beberapa bintang dari film pertama juga akan kembali, termasuk Andy Serkis sebagai Alfred Pennyworth, Jeffrey Wright sebagai Letnan Jim Gordon, dan Colin Farrell sebagai Oz Cobblepot alias The Penguin. Kehadiran Farrell kembali ini semakin memperkuat koneksi dengan serial spin-off 'The Penguin' di HBO, yang juga dibintanginya.
Yang tidak kalah menarik adalah daftar pemeran baru yang bergabung. Nama-nama besar seperti Scarlett Johansson, Sebastian Stan, Brian Tyree Henry, dan Charles Dance telah dikonfirmasi akan meramaikan sekuel ini. Meskipun detail peran mereka masih dirahasiakan, rumor santer menyebutkan Sebastian Stan kemungkinan akan memerankan Harvey Dent, Jaksa Wilayah Gotham yang terkenal dengan alter ego Two-Face. Scarlett Johansson dikabarkan akan menjadi Gilda Dent, istri Harvey, sementara Charles Dance akan memerankan Christopher Dent, ayah Harvey. Jika rumor ini benar, 'The Batman Part II' tampaknya akan mendalami kisah keluarga Dent yang kompleks, mungkin mengambil inspirasi dari komik 'The Long Halloween' yang menjadi salah satu referensi penting bagi Matt Reeves.
Plot detail untuk 'The Batman Part II' masih dirahasiakan rapat-rapat, namun Matt Reeves sebelumnya mengisyaratkan bahwa film ini akan menampilkan salah satu villain Batman yang belum pernah muncul di layar lebar dalam film Batman sebelumnya. Beberapa teori penggemar berspekulasi tentang kemungkinan munculnya Court of Owls atau Hush sebagai antagonis utama, atau bahkan eksplorasi lebih dalam terhadap efek hallucinogen yang bisa mengarah ke Scarecrow. Film pertama, 'The Batman', yang dirilis pada tahun 2022, sukses besar dengan meraup lebih dari $770 juta di seluruh dunia. Kesuksesan ini menumbuhkan ekspektasi tinggi untuk sekuelnya, yang telah mengalami beberapa penundaan namun kini dijadwalkan rilis pada 1 Oktober 2027.
Dengan dimulainya produksi, para penggemar bisa berharap akan lebih banyak bocoran foto dari lokasi syuting dan kemungkinan detail plot yang terungkap seiring berjalannya waktu. Penggunaan London dan Liverpool sebagai Gotham memberikan kesan realisme yang disukai penggemar dari film pertama. 'The Batman Part II' tampaknya akan melanjutkan pendekatan Matt Reeves yang grounded dan bernuansa noir, menyelami lebih dalam korupsi, psikologi, dan atmosfer gelap Gotham, alih-alih hanya berfokus pada tontonan superhero tradisional. Ini adalah kabar gembira bagi mereka yang haus akan cerita Batman yang lebih dalam dan penuh intrik.
Konten Terkait