✍️ Blog

GTA 6 Bakal Dijual $80 Atau Lebih Dari Rp 1 Juta, Atas Saran Bank of America

game

GTA 6 Bakal Dijual $80 Atau Lebih Dari Rp 1 Juta, Atas Saran Bank of America

05 Mei 2026 · Admin

Bank of America Securities, melalui analis Omar Dessouky, menyarankan agar harga jual Grand Theft Auto VI dinaikkan menjadi $80. Langkah ini disebut-sebut bisa membantu 'menyelamatkan' industri game yang dianggap sedang kesulitan.

Para gamer di seluruh dunia sedang heboh menanti kehadiran Grand Theft Auto VI (GTA 6). Selain spekulasi soal tanggal rilis dan detail gameplay, satu topik yang nggak kalah panas adalah harganya. Nah, baru-baru ini, sebuah lembaga keuangan raksasa, Bank of America, justru ikut nimbrung dalam perdebatan ini dengan saran yang cukup bikin kaget: GTA 6 sebaiknya dibanderol $80!

Usulan ini datang dari analis Bank of America Securities, Omar Dessouky, setelah ia menghadiri konferensi eksekutif game IICON di Las Vegas. Menurut Dessouky, menaikkan harga GTA 6 dari standar $70 ke $80 bukan cuma menguntungkan Take-Two Interactive, induk perusahaan Rockstar Games, tapi juga bisa jadi 'penyelamat' seluruh industri game. Kok bisa?


Jadi gini, industri game saat ini memang lagi menghadapi tantangan besar. Biaya pengembangan game AAA (judul-judul besar dengan kualitas tinggi) terus meroket, rata-rata mencapai $80–$120 juta di tahun 2025, naik hampir 20% dari tahun 2023. Sementara itu, harga game baru relatif stabil selama beberapa dekade, belum mengikuti inflasi atau kenaikan biaya produksi yang signifikan. Kalau disesuaikan dengan inflasi, harga game $60 di tahun 90-an itu setara dengan $80 di masa sekarang.

Dessouky berpendapat bahwa jika GTA 6 yang sangat diantisipasi ini tetap dijual $70, maka game AAA lain yang juga dibanderol $70 akan terlihat kurang 'bernilai' di mata konsumen. Dengan kata lain, GTA 6 saking masifnya bisa jadi patokan baru. Kalau dia cuma $70, game lain yang harganya sama bisa kesulitan menjual diri. Makanya, Bank of America percaya bahwa Take-Two Interactive punya kepentingan, sebagai publisher dan mitra bagi banyak developer, untuk menaikkan harga dasar bagi seluruh industri.

Kita tahu banget kan, GTA 6 diprediksi bakal jadi game paling fenomenal dalam sejarah. Hype-nya luar biasa, bahkan ada yang bilang bisa jadi game termahal yang pernah dibuat, dengan biaya produksi yang diperkirakan bisa mencapai $2 miliar! Dengan segala hype dan investasi yang super besar ini, beberapa analis lain juga sempat memprediksi kalau GTA 6 bisa saja dibanderol $100 atau lebih.


CEO Take-Two, Strauss Zelnick, sendiri pernah bilang kalau perusahaannya berpegang pada prinsip bahwa gamer harus merasa mendapatkan nilai yang jauh lebih besar dari harga yang mereka bayar. “Konsumen membayar untuk nilai yang kami berikan kepada mereka, dan tugas kami adalah mengenakan biaya yang jauh, jauh, jauh lebih rendah dari nilai yang diberikan,” kata Zelnick. Ini bisa diartikan bahwa mereka mungkin merasa GTA 6 memang worth banget untuk harga yang lebih tinggi.

Namun, tidak semua pihak setuju dengan ide kenaikan harga ini. Riset dari MIDiA Research justru menunjukkan bahwa GTA 6 akan menghasilkan pendapatan lebih besar jika tetap dijual $70, ketimbang $100. Menurut mereka, harga $100 bisa membuat calon pembeli berpikir dua kali dan akhirnya menurunkan total penjualan. Studi ini menemukan bahwa 60% konsumen yang tertarik dengan GTA 6 'pasti' atau 'mungkin' akan membeli game tersebut di harga $69.99, tapi angka itu turun drastis jadi 35% jika harganya $99.99.

Ada juga kekhawatiran bahwa harga awal yang terlalu tinggi bisa menghambat migrasi pemain dari GTA V ke GTA 6, terutama untuk mode online yang diharapkan menjadi 'sapi perah' jangka panjang bagi Take-Two. Lagipula, pendapatan Take-Two sebagian besar justru berasal dari recurrent consumer spending, seperti pembelian dalam game dan konten tambahan, yang menyumbang 77% dari total pendapatan bersih mereka. Jadi, menciptakan barrier to entry yang tinggi di awal mungkin bukan strategi terbaik untuk basis pemain yang masif.

Memang, industri game sedang dalam masa transisi dengan model bisnis yang berubah-ubah, dari langganan (Xbox Game Pass, PlayStation Plus) hingga fokus pada konten buatan pengguna. Namun, di tengah semua ini, GTA 6 punya potensi besar untuk membentuk standar baru. Apakah Rockstar dan Take-Two akan mendengarkan 'doa' dari Bank of America demi kebaikan bersama, atau mereka akan tetap pada strategi lama demi menjangkau basis pemain seluas-luasnya? Kita tunggu saja pengumuman resminya menjelang rilis GTA 6 yang dijadwalkan pada November 2026.

Selain itu, mari berharap tidak ada delay atau penundaan kembali di perilisan GTA 6 kali ini. Dengan pantengin KapanRilis.com, kalian akan selalu up-to-date soal game paling diantisipasi ini.

Konten Terkait

GTA VI
🎮 Game

GTA VI

Rilis: 19 November 2026

PS 5, Xbox Series X|S

⏳ ... Lihat Detail →
← Kembali ke Blog