film
Film Live Action Gundam Resmi Syuting: Sydney Sweeney dan Noah Centineo Jadi Pemeran Utama
21 April 2026 · Admin
Proyek live action Gundam resmi memulai proses syuting di Queensland, Australia. Film yang akan dirilis di Netflix ini menggandeng Sydney Sweeney dan Noah Centineo sebagai pemeran utama dalam kisah rivalitas pilot mech di tengah perang luar angkasa.
Proyek ambisius yang telah lama dinantikan oleh para penggemar mecha di seluruh dunia akhirnya menemui titik terang. Netflix bersama Legendary Pictures resmi mengumumkan bahwa proses syuting film live-action pertama dari waralaba legendaris Mobile Suit Gundam telah dimulai pada 20 April 2026. Berlokasi di Queensland, Australia, produksi ini menandai babak baru bagi franchise yang telah membentuk budaya pop Jepang selama lebih dari empat dekade.
Jajaran Pemeran Bintang dan Sinergi Kreatif
Kejutan terbesar datang dari pemilihan jajaran pemeran utamanya. Sydney Sweeney (Euphoria, The Housemaid) dan Noah Centineo (Street Fighter, Warfare) dipastikan akan menjadi bintang utama yang mengemudikan unit robot raksasa tersebut. Keterlibatan mereka tidak hanya sebatas akting; keduanya juga tercatat sebagai produser dalam proyek ini, menunjukkan komitmen besar mereka terhadap kesuksesan film tersebut.

Di balik layar, posisi sutradara kini dipegang oleh Jim Mickle, yang sebelumnya sukses besar lewat serial Sweet Tooth di Netflix. Mickle menggantikan posisi Jordan Vogt-Roberts yang sempat dikaitkan dengan proyek ini pada tahun-tahun sebelumnya. Penunjukan Mickle dinilai sebagai langkah strategis untuk membawa pendekatan yang lebih emosional dan karakter-sentris, elemen yang selalu menjadi inti dari kisah Gundam.
Selain Sweeney dan Centineo, daftar pemeran pendukung yang diumumkan melalui platform Tudum milik Netflix menunjukkan keberagaman talenta global, antara lain:
Jason Isaacs (The White Lotus, Harry Potter)
Shioli Kutsuna (Deadpool & Wolverine)
Michael Mando (Better Call Saul)
Nonso Anozie (Sweet Tooth)
Ida Brooke (Dune: Part Three)
Sinopsis: Kisah Orisinal di Tengah Perang Bintang
Berbeda dengan dugaan banyak pihak, film ini tidak akan menjadi remake langsung dari serial anime tahun 1979. Netflix mengonfirmasi bahwa film ini akan membawa cerita orisinal yang tetap berpijak pada fondasi utama semesta Gundam: perang berkepanjangan antara Bumi dan bekas koloni luar angkasanya.
Plot utama akan mengikuti rivalitas sengit antara dua pilot mecha yang berjuang di pihak yang berseberangan. Deskripsi awal film menyebutkan adanya "aliansi yang goyah dan ancaman besar yang memaksa kedua pihak dalam lintasan tabrakan yang akan menentukan nasib umat manusia." Dengan skala pertempuran antarbintang yang masif, film ini berjanji untuk memberikan pengalaman visual mecha yang belum pernah terlihat sebelumnya di layar lebar.
Kolaborasi Strategis dan Harapan Global
Produksi ini merupakan kerja sama besar antara Legendary Entertainment dan Bandai Namco Filmworks (sebelumnya Sunrise). Keterlibatan eksekutif produser kawakan seperti Naohiro Ogata dan Makoto Asanuma dari pihak Bandai Namco memastikan bahwa esensi filosofis Gundam—tentang dampak buruk perang dan evolusi manusia—tetap terjaga di tengah kemegahan efek visual Hollywood.
Meskipun tanggal rilis resmi belum ditetapkan, dimulainya proses pengambilan gambar di Australia menjadi sinyal kuat bahwa film ini mungkin akan menyapa penonton paling lambat pada pertengahan hingga akhir tahun 2027. Lokasi Queensland sendiri dipilih karena fasilitas produksinya yang canggih dan lanskap yang mendukung kebutuhan sinematik perang futuristik.
Bagi para penggemar, kehadiran Gundam dalam format live-action skala besar ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan aksi robot raksasa, tetapi juga pembuktian bahwa narasi politik dan kemanusiaan yang kompleks dari semesta Universal Century dapat diterjemahkan dengan baik ke audiens global.
Supaya tidak terlewat kabar terbaru mengenai trailer atau jadwal tayang resminya, ikuti terus update di KapanRilis.com. Jangan lupa cek fitur countdown kami untuk memantau hari perilisan film ini secara real-time!