film
Film Biopik "Michael" Resmi Rilis Global: Skor Rotten Tomatoes Anjlok, Jaafar Jackson Memukau
22 April 2026 · Admin
Film biografi Michael resmi rilis April 2026 dengan performa memukau dari Jaafar Jackson namun menuai kritik tajam karena narasi yang dianggap terlalu berpihak. Meskipun mendapat skor rendah di Rotten Tomatoes, film ini tetap mendominasi pasar global sebagai salah satu rilis biopik terbesar tahun ini.
Penantian panjang publik dunia terhadap film biografi sang Raja Pop akhirnya berakhir. Film berjudul Michael, yang disutradarai oleh Antoine Fuqua, resmi memulai penayangan serentaknya di jaringan bioskop global pada pekan ini, April 2026. Namun, peluncuran proyek ambisius berbiaya sekitar $155 juta ini langsung diwarnai kontroversi tajam setelah nilai ulasan dari para kritikus profesional dirilis ke publik.
Hingga Rabu (22/4), situs agregator ulasan Rotten Tomatoes mencatat skor kritikus yang berada di kisaran rendah, yakni 20-an hingga 30-an persen. Angka ini menempatkan film tersebut dalam kategori "Rotten" (Busuk). Fenomena ini menjadi perbincangan hangat di industri film karena adanya perbedaan persepsi yang sangat kontras antara kualitas produksi teknis dengan kedalaman narasi yang disajikan.
Kritik Atas "Sanitasi" Sejarah dan Kontrol Estate
Penyebab utama jatuhnya skor kritikus berasal dari naskah yang ditulis oleh nominator Oscar, John Logan. Mayoritas kritikus dari media besar seperti The Hollywood Reporter dan Variety menyoroti bahwa film ini terasa terlalu "aman". Film ini dianggap sengaja menghindari poin-poin paling kontroversial dalam hidup Michael Jackson, termasuk detail mendalam mengenai kasus hukum dan tuduhan pelecehan seksual yang pernah menimpa sang musisi.
Banyak analis industri perfilman menyebut bahwa keterlibatan keluarga besar Jackson dan Estate Michael Jackson sebagai produser menjadi "pedang bermata dua". Di satu sisi, keterlibatan mereka memberikan akses eksklusif ke katalog musik asli dan detail pribadi yang intim. Namun, di sisi lain, hal tersebut dinilai menghalangi objektivitas naskah, sehingga film ini lebih terlihat sebagai sebuah tribut megah daripada sebuah biografi jurnalistik yang jujur.
Pencapaian Teknis dan Fenomena Jaafar Jackson
Meskipun narasi filmnya menuai kritik pedas, ada satu elemen yang mendapatkan apresiasi universal: penampilan Jaafar Jackson. Keponakan kandung Michael ini dinilai berhasil memberikan performa yang nyaris sempurna. Jaafar tidak hanya meniru gerak tubuh dan suara pamannya, tetapi juga berhasil menghadirkan aura panggung yang identik, terutama dalam adegan-adegan rekonstruksi konser legendaris.
Dukungan teknis dari sinematografer pemenang Oscar, Dion Beebe, juga disebut sebagai faktor penyelamat visual film ini. Penggunaan kamera yang dinamis dalam menangkap adegan konser membuat penonton seolah-olah berada di barisan depan pertunjukan Michael Jackson yang asli. Selain itu, jajaran pemeran pendukung seperti Colman Domingo (sebagai Joe Jackson), Nia Long (sebagai Katherine Jackson), dan Miles Teller (sebagai pengacara John Branca) memberikan bobot emosional yang kuat pada dinamika internal keluarga Jackson.
Respon Pasar dan Performa Box Office
Berbeda dengan penilaian kritikus yang negatif, antusiasme penonton umum tetap tidak terbendung. Di media sosial, reaksi penggemar sangat positif, memuji film ini sebagai perayaan atas warisan musik yang tak tergantikan. Secara komersial, kekuatan nama besar Michael Jackson terbukti masih sangat magis. Di berbagai negara yang telah memulai penayangan, antrean penonton dilaporkan membeludak, menunjukkan bahwa "King of Pop" masih memiliki daya tarik box office yang luar biasa meski diterpa ulasan negatif.
Pihak distributor, Lionsgate dan Universal Pictures, melaporkan bahwa meskipun angka pasti pembukaan domestik baru akan terlihat setelah akhir pekan, tren penjualan tiket menunjukkan potensi yang sangat besar. Film ini diprediksi akan mendominasi tangga lagu film dunia di minggu perdananya, memicu perdebatan lama di Hollywood: apakah ulasan kritikus masih relevan bagi kesuksesan sebuah film biografi musisi besar?
Penutup dan Kesimpulan
Bagi pembaca di Indonesia, film Michael kini sudah tersedia di seluruh jaringan bioskop nasional. Film ini menjadi bukti nyata betapa sulitnya merangkum kehidupan sosok yang kompleks dalam durasi film layar lebar. Bagi penonton yang mencari fakta sejarah yang kritis, film ini mungkin akan terasa kurang memuaskan. Namun, bagi mereka yang ingin merasakan kembali energi dan keajaiban musikal Michael Jackson melalui akting memukau Jaafar Jackson, film ini tetap menjadi pengalaman sinematik yang tidak boleh dilewatkan tahun ini.
Konten Terkait