✍️ Blog

Assassin's Creed Invictus Terancam Batal Rilis? Insider Laporkan Hasil Playtest Buruk

game

Assassin's Creed Invictus Terancam Batal Rilis? Insider Laporkan Hasil Playtest Buruk

02 Mei 2026 · Admin

Game multiplayer spin-off Assassin's Creed Invictus dikabarkan berada dalam kondisi yang sangat buruk setelah playtest terbaru, bahkan memunculkan rumor pembatalan atau penundaan rilis.

Para penggemar Assassin's Creed tampaknya harus siap-siap gigit jari lagi. Setelah dinanti-nanti sebagai eksperimen multiplayer baru dari franchise ikonik ini, Assassin's Creed Invictus justru diterpa kabar tak sedap. Menurut laporan dari beberapa insider terpercaya, game ini bisa jadi bakal dibatalkan atau setidaknya ditunda rilisnya, menyusul hasil playtest yang disebut-sebut "sangat buruk."

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Invictus menerima laporan negatif. Proyek live-service ambisius dari Ubisoft ini memang sudah beberapa kali jadi omongan karena konsepnya yang dianggap kurang cocok dengan vibe Assassin's Creed. Invictus sendiri diumumkan pada tahun 2022 sebagai pengalaman multiplayer PvP standalone yang dikembangkan oleh tim veteran dari game 'For Honor'. Rencananya, game ini akan menjadi bagian dari hub live-service yang lebih besar bernama Assassin's Creed Infinity, tempat berbagai proyek AC masa depan akan berkumpul.

Namun, masalah mulai muncul ketika detail tentang gameplay-nya bocor. Invictus disebut-sebut terinspirasi dari game ala 'Fall Guys', menghadirkan mode deathmatch 16 pemain dan tantangan parkour yang kompetitif. Konsep ini langsung menimbulkan kekhawatiran di kalangan fans, yang merasa format tersebut terlalu jauh dari identitas Assassin's Creed yang kental dengan stealth dan narasi mendalam.

Yang paling baru, insider terkemuka Ubisoft, j0nathan, melalui unggahan di media sosial, melaporkan bahwa playtest Invictus yang diadakan pada 30 April lalu menghasilkan feedback yang "benar-benar mengerikan." Menurut j0nathan, game ini digambarkan sebagai "really awful" oleh para playtester. Saking parahnya, ada "kemungkinan besar game ini akan ditunda atau bahkan dibatalkan." Kabarnya, Invictus awalnya ditargetkan untuk rilis pada tahun 2026, tapi dengan kondisi seperti ini, penundaan sangat mungkin terjadi.

Bukan hanya playtester yang pesimis, bahkan para developer di balik Invictus pun dikabarkan tidak begitu yakin dengan proyek ini. Sebuah laporan awal tahun ini, juga dari j0nathan, mengutip seorang developer yang menyatakan bahwa tidak ada rekan kerjanya yang menyukai Invictus. Mereka menggambarkan game ini dengan kata-kata keras seperti "animasi konyol, karakter kartun yang jelek (wajahnya juga mengerikan), efek suara dan visual yang tolol, arena pertarungan… konsepnya sangat menyedihkan." Sumber internal tersebut bahkan mempertanyakan target audiens game ini, apakah hanya untuk anak-anak usia enam tahun, dan mengkritik potensi microtransaction yang akan memeras dompet orang tua.

Dengan semua feedback negatif ini, nasib Assassin's Creed Invictus menjadi tanda tanya besar. Ubisoft sendiri dalam beberapa tahun terakhir telah membatalkan dan menunda sejumlah judul di tengah restrukturisasi dan PHK. Jika laporan insider ini akurat, Invictus bisa jadi korban berikutnya dari kebijakan ketat Ubisoft terhadap proyek yang dianggap kurang menjanjikan. Ini tentu menjadi pukulan bagi ambisi live-service Ubisoft dan juga para fans yang berharap melihat sisi multiplayer Assassin's Creed kembali bersinar, setelah mode multiplayer di game-game seperti Assassin's Creed Brotherhood yang sempat digemari.

Di sisi lain, saat perhatian fans sedang tertuju pada proyek lain seperti 'Assassin's Creed: Black Flag Resynced' yang merupakan remake besar-besaran, dan 'Assassin's Creed Codename Hexe' yang disebut akan lebih fokus pada realisme, Invictus justru seperti tenggelam dalam masalah. Tantangan bagi Ubisoft kini adalah bagaimana menanggapi laporan-laporan ini dan apakah mereka akan tetap mempertahankan Invictus atau memilih untuk membatalkannya demi fokus pada proyek-proyek yang lebih solid. Semoga saja ada kejelasan segera dari Ubisoft, dan kita berharap yang terbaik untuk masa depan franchise Assassin's Creed.
← Kembali ke Blog